RANGKASBITUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai banjir susulan di Wanasalam dan sekitarnya. Apalagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyampaikan peringatan dini cuaca buruk akibat munculnya siklon tropis 90S di Samudera Hindia.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Feby Rizki Pratama menyatakan, peringatan dini dari BNPB terkait badai siklon tropis 90S di Samudera Hindia telah disampaikan pekan lalu. Karena itu, beberapa wilayah di Lebak dan Pandeglang banjir. Di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, banjir merendam 422 rumah pada Sabtu (20/11) dini hari. Ketinggian air di lokasi banjir mencapai 80 sentimeter lebih.
“Banjir akibat luapan Sungai Cipedang di Wanasalam telah surut pada Sabtu sore. Sehingga, pada malam Minggu masyarakat terdampak banjir telah kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Feby kepada Radar Banten, kemarin.
BPBD Kabupaten Lebak, katanya, menyalurkan bantuan perahu karet ke lokasi banjir untuk evakuasi para korban. Termasuk bantuan tanggap darurat, berupa sembako dan peralatan rumah tangga kepada masyarakat di Cipedang.
“Alhamdulilah masyarakat sudah kembali beraktivitas, karena banjir hanya terjadi sehari semalam saja,” terangnya.











