Menurutnya, tuntutan yang muncul dari penyelenggaran pemerintah daerah adalah membangun dan menciptakan institusi yang responsif, inovatif, aspiratif, dan akuntabel. Ia menjabarkan, responsif berarti mampu mengeluarkan kebijakan dan tindakan yang cepat dan tepat dalam rangka menjawab tantangan. Inovatif dalam arti mampu menawarkan solusi baru yang memberikan nilai lebih.
Aspiratif mampu menyerap dan memahami apa yang menjadi keinginan stakholder dan akuntabel mampu mempertanggungjawabkan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di era seperti sekarang ini, Pemkot Tangsel sudah tidak bisa lagi menyelenggarakan pemerintahan dengan cara yang biasa jika masih diterapkan maka akan tertinggal dan ditinggalkan.
“Kita harus mampu mewujudkan istitusi penyelenggaran pemerjntah di daerah yang memiliki karakter. Untuk itu mari kita semua maju tumbuh dan berkembang bersama, mari kita berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi institusi yang responsif, inovatif, aspiratif dan akuntabel,”ujarnya.
Benyamin meyakini bahwa Pemkot Tangsel bersama masyarakat memiliki potensi dan kemampuan untuk mewujudkan hal-hal tersebut dalam rangka mewujudkan tujuan utama pembentukan Kota Tangsel.
Benyamin juga mengucapkan penghargaan tertinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja dalam membangun Tangsel secara gotong royong. “Kerja sama, kolaborasi dan sinergi yang telah kita bangun ini akan terus ditingkatkan. Tanpa kerja sama dan kolaborasi akan sulit mencapai apa yang tekah kita targetkan. Kerja sama, kolaborasi dan sinergi adalah modal kita,” tandasnya.











