Gubernur yang akrab disapa WH ini mengatakan, peresmian Jembatan Bogeg itu baru akan dilakukan pada Januari 2022. Dengan dibukanya lalu lintas di Jembatan Bogeg yang baru ini, akses jembatan yang lama ditutup karena akan dilakukan proses pembongkaran akses jembatan lama.
Sebagai informasi, anggaran pembangunan Jembatan Bogeg mencapai Rp165 miliar dari APBD Provinsi Banten tahun 2021. Dengan konstruksi steel box, yang memiliki panjang 78 meter dan lebar 33,8 meter untuk delapan lajur kendaraan, yang masing-masing arah terdapat empat lajur kendaraan.
Terpisah, General Affair PT PP Surya mengatakan, kontrak pembangunan Jembatan Bogeg memang sampai akhir Desember nanti. Pihaknya optimistis akan selesai. Saat ini, pihaknya fokus pada pembukaan lalu lintas. “Nanti di tanggal 27 Desember, kanan kini (lajur-nya) sudah berfungsi semuanya,” ungkap Surya.
Kata dia, di pekan terakhir bulan ini, akses menuju Jembatan Bogeg itu sudah rampung. Saat ini, yang bisa dilalui hanya sebagian saja, yakni dua jalur untuk dua arah. Sedangkan untuk ornament berupa motif Batik Banten juga sedang dalam proses pengerjaan.
Selain pembangunan akses dan ornament, Surya mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecoran dan pengaspalan lajur sebelah. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan penimbunan untuk membuat akses ke jembatan.
“Info awalnya kan jembatan lama dibongkar, tapi setelah diskusi dengan beberapa pihak terkait, kayaknya tidak dibongkar untuk saat ini,” ungkap Surya. Makanya, saat ini pihaknya fokus pada pembangunan jembatan baru. Apalagi, pembongkaran jembatan akan memakan waktu satu sampai dua bulan. “Makanya itu yang mungkin menjadi pertimbangan beberapa pihak,” ujarnya. (nna/alt)











