SERANG-Ancaman teror menjadi salah satu atensi Polda Banten dalam pengamanan momen Natal dan tahun baru (Nataru). Untuk memberikan rasa aman saat Nataru, Polda Banten dan instansi terkait mengerahkan lebih dari dua ribu personel gabungan. Ribuan personel itu disebar ke sejumlah titik yang menjadi fokus pengamanan.
“Polri selalu waspada, mengantisipasi apabila ada ancaman (teror-red) harus bisa kami ungkap,” kata Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Amiludin Roemtaat usai apel Operasi Lilin Maung 2021 di Mapolda Banten, Kamis (23/12).
Dikatakan Roemtaat, bidang intelijen telah melakukan pemantauan terhadap kelompok-kelompok yang patut diawasi. “Dari intelijen sudah melaksanakan itu (pantauan-red) mereka (bidang intelijen-red) sudah tahu tugas pokok dan fungsinya. Ancaman kamtibmas selalu kami monitor,” ungkap alumnus Akpol 1991 ini.
Kata Roemtaat, operasi pengamanan Nataru merupakan operasi gabungan antara TNI Polri dan instansi terkait. Pelaksanaan operasi dimulai Jumat (24/12) hari ini hingga tanggal 2 Januari 2022.
“Pelaksanaan ini akan dilakukan mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggal 2 Januari 2022. Keterlibatan personel seluruhnya ada sekitar 2.276 personel, terdiri dari TNI Polri dan beberapa instansi terkait,” kata Roemtaat.
Ia menyampaikan bahwa dalam operasi ini, ada beberapa satgas yang telah dibentuk.











