SERANG – Para pegawai Pemprov Banten menjerit lantaran tunjangan kinerja (tukin) mereka bulan Desember hingga saat ini belum dibayar. Tak hanya tukin Desember 2021 yang belum dibayar, tukin untuk Januari 2022 juga belum dibayar.
Salah seorang ASN Pemprov Banten yang enggan disebutkan namanya mengaku pembayaran tukin sudah telat dua bulan. “Kami tidak tahu apa alasannya. Tapi ini telatnya sampai dua bulan,” tandasnya, kemarin.
Padahal, lanjutnya, rata-rata ASN memiliki tanggungan yang setiap bulannya dibayarkan dengan tukin. Apalagi, saat ini tak sedikit ASN yang terpapar Covid-19, sehingga harus isolasi mandiri di rumah. “Malah ada yang akhirnya berhutang ke aplikasi,” lirihnya.
Hal senada juga diungkapkan ASN lainnya. Pejabat eselon IV di salah satu OPD ini mengaku kaget karena keterlambatan pembayaran tukin hingga dua bulan. “Biasanya yah paling lama sebulan setengah. Ini dua bulan,” ujarnya.
Akibat keterlambatan itu, para pegawai yang memiliki angsuran di bank dari tukin terpaksa ditutupi dengan dana talangan lainnya. “Kan bank mau motongnya juga bagaimana, gak ada yang masuk. Akhirnya menghubungi kita minta dibayar,” tandasnya.
Ia berharap, tukin para pegawai sejak Desember 2021 dapat segera dibayarkan. Apalagi kondisi Covid-19 saat ini mengkhawatirkan dan memerlukan biaya untuk isolasi maupun pengobatan. “Ya beli masker, beli vitamin, perlu pakai uang,” ujarnya. (nna)











