Lembaga Budaya Banten (LBB) memproduksi film sejarah tentang pemberontakan Petani Banten 1888 atau yang lebih populer dengan sebutan Geger Cilegon.
Rajudin-Cilegon
Pemeran film Geger Cilegon melibatkan pejabat Kota Cilegon mulai dari Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, Kapolres Cilegon Sigit Haryono, Kepala Kejari Cilegon Elly Kusumastuti, Camat Cibeber Noviyogi Hermawan, serta beberapa lurah yang ada di Kota Cilegon.
Ketua LBB Bambang Irawan mengatakan, dibuatnya film Geger Cilegon adalah untuk mengangkat sejarah Geger Cilegon yang kejadiannya sudah 130 tahun lebih. Sehingga orang jarang mengetahui tentang sejarah ini secara utuh.
“Makanya kami bersama teman-teman LBB mengangkat sejarah Geger Cilegon ke layar film agar lebih menarik perhatian khususnya generasi muda,” kata Bambang, Sabtu (12/2).
Diungkapkan Bambang, sejarah Geger Cilegon merupakan kisah nyata dan nama-nama tokoh pada film ini seluruhnya benar-benar ada. “Mudah-mudahan dengan dirilisnya film ini anak keturunan dari para tokoh-tokoh Geger Cilegon bisa berkumpul bersama-sama,” ungkapnya.
Diketahui, pasca peristiwa tersebut, keluarga yang terlibat dalam Geger Cilegon terpisah-pisah. Hanya beberapa saja yang masih jelas. Itu pun jika keluarganya menggali atau mencari setelah kejadian Geger Cilegon.











