SERANG – Sejumlah karyawan mengurungkan perjalannya ke tempat kerja. Mereka balik ke rumah setelah terjebak kemacetan di Jalan Raya Serang-Cilegon akibat banjir
Irma Mardalena, warga Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, terpaksa izin kerja di tempatnya bekerja setelah terjebak kemacetan di Jalan Raya Serang-Cilegon selama 1 jam. Antrean kendaraan dari arah Serang menuju Cilegon, atau sebaliknya, terjadi lantaran air merendam jalan nasional tersebut, mulai dari ruas jalan di kawasan Kepandean hingga Legok.
“Di depan Serang City (kawasan Legok-red) air udah semata kaki,” katanya, Selasa (1/3/2022).
Irma mengaku tidak jadi berangkat kerja di hari pertama dia bekerja di sebuab diler mobil. “Tadi udah izin ke bos dan diizinin,” katanya.
Karyawan yang berangkat kerja dari arah Kota Serang menuju Kota Cilegon juga terpaksa balik kanan.
Aditya Henggar, warga Taktakan, mengaku harus memutar arah ketika terjebak macet di jalan Kepandean. Dirinya sekira pukul 06.00 WIB hendak pergi bekerja ke kawasan Ciwandan, Kota Cilegon.
“Tapi saya enggak jadi berangkat karena terjebak macet di Kepandean. Jadi kerjanya izin saja,” katanya. (Agus P)










