Bukti bahwa pengembangan budidaya rumput laut berprospek tinggi adalah dengan datangnya buyer atau pembeli Internasional dari Itali.
Pegiat Komunitas Rumput Laut, Maria Gigih menjelaskan, permintaan pasar dalam negeri maupun mancanegara terhadap rumput laut belum terpenuhi mengingat permintaan terhadap rumput laut begitu tinggi.
Lebih lanjut Maria memaparkan, permintaan rumput laut dari pasar luar negeri kepada perusahaan miliknya 200 ton per bulan.
Ia mengakui, permintaan tersebut belum terpenuhi.
Maria hanya mampu memenuhi sekitar 50 sampai 60 ton per bulannya.
Rumput laut yang saat ini diekspor, merupakan rumput laut yang ia budidayakan di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Karimun Jawa, Ambon serta beberapa daerah lainnya.
Sedangkan untuk Kabupaten Tangerang, dari ujicoba selama ini kualitasnya tidak kalah dengan daerah budidaya rumput laut lainnya.











