RADARBANTEN.CO.ID – Waspada. Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat mewaspadai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) sepekan pasca banjir Kota Serang. Alasannya, sisa genangan air banjir bisa menjadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk Aedes aegypti penyebab utama DBD.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Serang, Anah Rohanah meminta masyarakat agar segera membersihkan tempat genangan air di lingkungan, khususnya bagi daerah terdampak banjir Serang.
“Banjir Serang hari Selasa, hitungannya masa inkubasi (masuknya virus ke badan manusia-red) tujuh sampai 14 hari setelah jentik jadi nyamuk,” ujarnya, Kamis 10 Maret 2022.
Anah mengungkapkan, anak usai 1-15 tahun merupakan usia rentan terdampak DBD. Ia menjelaskan, nyamuk aedes aegypti memiliki sifat atau kebiasaan menggigit manusia pada pukul 10.00 – 12.00 WIB, dan di sore hari pada pukul 15.00 WIB.
“Kalau anak-anak kan tak ada aktivitas biasanya jam 10.00 WIB pagi tidur, di situ nyamuk ini menggigit,” terangnya.
“Biasanya bagi anak-anak sifat nyamuknya yang unik. Dia senang di tempat genangan air. Di tambah lagi sekarang musim Pancaroba,” tambah Anah.











