BATUCEPER – Langka di pasaran, membuat harga minyak goreng melambung tinggi. Kondisi ini, tak pelak membuat masyarakat mengeluh. Persoalan lainnya, mengakselerasi target angka capaian vaksinasi covid-19.
Dua hal itulah yang mendasari Camat Batuceper Katrina Iswandari membuat kegiatan tebus murah minyak goreng dengan syarat ikut melakukan vaksinasi. Menurut Katrina, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mempercepat herd immunity, sekaligus mengatasi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng di wilayah Kecamatan Batuceper.
“Nah untuk mendorong percepatan pemerintah tentang vaksinasi covid-19, kita juga menyelenggarakan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga dan kelangkaan komoditas pangan di masyarakat, seperti minyak goreng,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, bagi masyarakat yang menjalani vaksinasi, maka bisa menebus murah minyak goreng seharga Rp14.000 per liternya. “Dijatah satu orang hanya bisa mendapatkan 2 liter minyak,” tambahnya.
Vaksinasi yang dilaksanakan di halaman UPT. Puskesmas Porisgaga itu menerima vaksin dosis 1,2 dan 3. Adapun untuk jenis vaksin disediakan vaksin Pfizer, Sinovac, dan Astrazeneca.
Camat perempuan satu-satunya di Kota Tangerang ini juga menyampaikan, ada beberapa syarat untuk dapat mengikuti vaksinasi dan tebus murah minyak goreng tersebut. Di antaranya peserta harus berdomisili Kota Tangerang, peserta membawa undangan yang berbasis (berbarcode) aplikasi dari Kelurahan masing-masing.
“Untuk peserta vaksin dosis 2 agar membawa bukti vaksin dosis 1. Dan untuk peserta lansia 60 tahun ke atas minimal 3 bulan setelah menerima vaksin dosis kedua,” ungkapnya.
Katrina Berharap kegiatan vaksinasi ini dapat mendorong angka capaian vaksinasi di Kecamatan Batuceper. Dan tebus murah minyak ini mampu membantu perekonomian di masyarakat.
“Alhamdulillah langkah kita ini dianggap baik dan membantu mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat saat ini,” tutupnya. (ADV)











