RADARBANTEN.CO.ID – Tidak bisa dipungkiri di masa pandemi covid-19 mengharuskan seluruh sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (Daring). Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam seluruh mata pelajaran.
“Untuk itu, guru-guru di SMAN 1 Cikande wajib berinovasi dalam mengajar agar tidak ketinggalan dari para siswanya,” kata Kepala SMAN 1 Cikande, Mulyadi.
Dengan berkembangnya pendidikan era digital, kata dia, maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah. Di sisi lain era digitalitasi membuat kesenjangan digital.
“Belajar secara digital merupakan masa di mana pendidikan berada dalam atmosfer digital learning. Tentunya hal yang baik bagi siswa untuk perkembangan wawasan di era digitalisasi, SMAN 1 Cikande pun sudah beradaptasi akan hal tersebut,” lanjut Mulyadi.
Menurutnya, tidak hanya positif untuk siswa, era digitalisasi juga dinilai baik untuk pengetahuan kemajuan teknologi bagi para guru. “Guru wajib inovatif selalu men-upgrade skill dan wawasannya, jangan sampai ketinggalan pengetahuannya oleh siswa,” ucapnya.
Mendukung era digitalisasi, SMAN 1 Cikande telah siap dengan perkembangan digital, dengan menyediakan pembelajaran online dengan bekerjasama dengan mitra kerja, studio podcast, dan perpustakaan digital.
“Kita sudah menambah kecepatan wifi, dan juga mendapatkan bantuan wifi dan tablet dari mitra kerja, kita menyediakan e-book mata pelajaran dan umum berbasis digital, untuk memotivasi siswa membaca kita siapkan hadiah untuk pengguna perpustakaan yang paling sering meminjam buku,” ujarnya.
Penulis : Fajar
Editor : M Widodo











