CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID–Puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus di Kabupaten Serang mengikuti pelatihan pembuatan konten kreatif dalam Content Creator Academy, Rabu 4 Juni 2025.
Kegiatan yang digelar di Gedung PGRI Puloampel itu merupakan program Teman Pintar Indonesia dari Smartfren Community Kabupaten Serang, didukung penuh oleh XL Smart.
Workshop perdana bertajuk “Racikan Rahasia Konten yang Menarik” ini menghadirkan content creator asal Banten, Widi Azka, sebagai narasumber utama.
Para peserta dibekali berbagai ilmu praktis mulai dari teknik pengambilan video, penggunaan fitur editing, hingga cara publikasi konten di platform digital seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan blog.
“Menjadi content creator bukan sekadar asal bikin video. Harus ada konsep, tujuan, dan tahu siapa yang mau dituju. Hook tiga detik pertama itu kunci. Kalau gagal bikin penasaran, penonton akan langsung skip,” ujar Widi saat menyampaikan materi.
Widi juga membagikan kiat-kiat teknis lainnya, seperti waktu unggah terbaik yakni pukul 11.00, 15.00, dan 19.00, serta cara menghasilkan uang dari dunia konten melalui afiliasi, program pemerintah, maupun endorsement. Ia menekankan bahwa proses belajar bisa dimulai dari hal sederhana, asal konsisten dan percaya diri.
“Jangan nunggu sempurna. Mulai aja dulu. Lama-lama juga terbiasa,” pesannya disambut antusias peserta.
Ketua Smartfren Community Kabupaten Serang, Leo Ikals, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membuka ruang belajar dan ekspresi bagi generasi muda agar tak hanya jadi konsumen digital, tapi juga produsen konten yang inspiratif.
“Untuk tetap relevan, anak muda harus terus beradaptasi. Kami ingin mendorong mereka agar lebih percaya diri berkarya dan punya ruang untuk berkembang,” katanya.
Kegiatan ini turut didukung Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Serang. Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Jajuli, menyampaikan apresiasi terhadap pelatihan tersebut.
“Kegiatan ini sejalan dengan misi Kominfo mendorong penyebaran informasi positif sampai ke tingkat desa. Harus terus diperluas agar lebih banyak anak muda bisa menggunakan teknologi secara produktif,” ujarnya.
Head of Corporate & Communication XLSmart, Dani M. Akhyar, menambahkan bahwa program ini adalah bentuk kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat.
“Kami ingin memastikan smartphone tidak sekadar alat hiburan, tapi juga pemberdayaan. Generasi muda harus kita dukung agar produktif dan kreatif,” jelas Dani.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











