LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Entam Haetami, warga Tanjung Sari, Kabupaten Lebak mengaku merasakan manfaat besar dari Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan.
Manfaat BPJS Kesehatan bahkan tidak dirasakan oleh dirinya sendiri, melainkan orang tua serta anaknya. Terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, Entam mengaku baik orang tua dan anaknya telah merasakan layanan kesehatan yang optimal dari sakit hingga sembuh.
Baru baru ini, diceritakan Entam, anaknya yang bernama Rizki Pratama alami demam tinggi hingga kejang-kejang.
Melihat anak kesayangan sakit seperti itu, rasa panik dan sedih campur aduk dibenak Entam.
Beruntung, di tengah-tengah kepanikan atas kondisi kesehatan anaknya, Entam tidak harus panik memikirkan biaya pengobatan di Rumah
Sakit Misi Lebak.
“Saya peserta kelas III, alhamudillah, anak saya di bawa ke Rumah Sakit Misi dan tidak diminta biaya apapun,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta agar program JKN-KIS BPJS Kesehatan jangan sampai dihapuskan oleh pemerintah. Menurutnya, masyarakat kecil
sepertinya sangat membutuhkan program jaminan kesehatan tersebut.
Ia menilai, dengan menjadi peserta JKN-KIS, meski yang dibiayai oleh pemerintah, masyarakat merasa terlindungi dan memiliki kepastian
mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik saat jatuh sakit.
“Kalau bisa jangan ditiadakan, membutuhkan banget buat masyarakat kecil yang gak mampu seperti kita,” ujarnya. (*)











