Kepada para ulama yang juga hadir, Andika meminta doa agar selalu bisa diberikan kesehatan dan kemudahan oleh Allah SWT, serta dikabulkan segala cita-cita bersama.
“Dan juga, saya berharap kita jaga silaturahmi, walaupun dalam konteks jabatan periodesasi saya sudah selesai. Dalam dalam konteks kebathinan dan silaturahmi, harus kita rawat dan perkuat ke depan,” ujarnya.
Suasana penuh haru dan tangis tidak bisa tertahan. Apalagi Andika dikenal para pendukungnya sebagai sosok pemimpin bersahabat, pekerja keras, dan penuh dedikasi dalam bekerja. “Saya pamit undur diri untuk sejenak. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Insya Allah, bismillah, jika Allah SWT meridhai kita semua, tahun 2024 kita berjempa kembali di gedung ini,” ujarnya menutup pidato.
Editor ; Aas Arbi











