SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nirmawati (31), warga Desa Rancasumur, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang saat ini sedang mengandung anak keduanya.
Usia kandungan Nirma saat ini sudah memasuki usia delapan bulan dan mendekati hari perkiraan lahir (HPL).
Nirma mengaku sejak hamil anak pertama sangat perhatian kepada perkembangan sang buah hati di dalam rahimnya. Karena itu, setiap bulan, Nirma mengaku rutin melakukan cek kandungan ke klinik.
Hal serupa juga dilakukan Nirma untuk anak keduanya, ia mengaku tidak pernah absen mengecek kondisi janin, baik dari kondisi kesehatan, berat badan, hingga kondisi tubuhnya sendiri.
Seluruh rangkaian cek kandungan rutin itu menurut Nirma ia lakukan di klinik yang didaftarkan oleh suaminya sebagai fasilitas kesehatan di Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan.
Untuk itu, setiap melakukan cek kandungan, Nirma mengaku selalu menggunakan BPJS Kesehatan sehingga tidak mengeluarkan biaya.
“Konsultasi, dan Vitamin biasanya di kasih, jadi modalnya cukup foto copy buku perkembangan kehamilan yang pink saja,” ujar Nirma.
Kendati pakai BPJS Kesehatan, Nirma mengaku tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal dari bidan yang bertugas di klinik. Konsultasi kandungan, kesehatan tubuh, hingga USG pun dilayani dengan baik oleh bidan yang juga tenaga kesehatan lainnya.
Karena itu, Nirma menilai sangat beruntung bisa terdaftar di BPJS Kesehatan, terutama bagi perempuan yang sedang hamil.
Dengan BPJS Kesehatan, ibu-ibu tidak harus memikirkan biaya cek kandungan secara rutin, sehingga bisa fokus mempersiapkan kelahiran anak.
“Saya juga sekarang lagi sedikit demi sedikit mempersiapkan kebutuhan kelahiran anak,” kata Nirma.
Karena telah lama merasakan manfaat BPJS Kesehatan, Nirma mengaku anak pertamanya pun sudah langsung didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.
Ia pun akan melakukan hal yang sama kepada anak keduanya nanti, sehingga saat membutuhkan penanganan medis, tidak dibebani oleh biaya.
“Namanya penyakit bisa datang kapan saja, apalagi anak-anak kan sangat rentan, jadi salah satu persiapannya yah daftar di BPJS (Kesehatan),” kata Nirma.
Nirma mengaku ia dan suami dan anaknya sudah merasakan manfaat baik dari program BPJS Kesehatan, karena itu ia berharap agar program ini tidak dihapus. (*)











