Pelantikan tadi malam itu bukan hanya dilaksanakan Pemprov Banten saja, tapi juga sejumlah Pemprov lainnya di Indonesia seperti Sumatera Utara.
“Ini last minute semua. Kemarin (Senin-red) saya kan di Jakarta, ibu (istri Al-red) pelantikan TP PKK itu. Jadi saya ngobrol langsung. Kalau begini mah saya tidak mau ambil risiko, kasihan kan,” tutur Al.
Apabila tidak dilaksanakan, ia khawatir keberadaannya sebagai Pj Gubernur Banten akan dianggap menyusahkan ASN.
“Nanti saya dibilang keberadaan saya menyusahkan ASN lagi,” ujarnya tertawa. Padahal sebagai Ketua Korpri, ia pasti ingin ASN bagus dan sejahtera, tapi tetap sesuai ukuran dan analisis beban kerjanya terpenuhi.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Banten ini menerangkan apabila tidak dilakukan pelantikan tadi malam, maka ratusan pegawai Pemprov ini akan kesulitan apabila ingin pindah menjadi pejabat fungsional.
“Berat itu karena harus seleksi ini itu. Kan susah,” ujarnya.












