Sepuluh desa itu yakni Desa Petir Kecamatan Petir, Desa Pancanegara Kecamatan Pabuaran, Desa Rancasumur Kecamatan Kopo, Desa Panunggalan Kecamatan Tunjungteja, Desa Parakan Kecamatan Jawilan.
Lalu, Desa Mekarbaru Kecamatan Petir, Desa Mekarsari Kecamatan Carenang, Desa Bojongmenteng Kecamatan Tunjungteja, Desa Argawana Kecamatan Puloampel, dan Desa Binuang Kecamatan Binuang.
Agus mengatakan, anak yang terjangkit stunting akan berdampak pada tinggi badannya. Kemudian, juga berdampak pada perkembangan otak dan mudah terjangkit penyakit lainnya.
“Yang dikhawatirkan ketika anak itu masuk sekolah tidak bisa menerima pembelajaran, kemudian daya tahan tubuhnya juga tidak stabil,” ujarnya.
Dikatakan Agus, pada 10 desa yang menjadi lokus itu, pihaknya melakukan penanganan baik itu melalui interpensi secara sensitif maupun secara spesifik.
Secara sensitif, dilakukan oleh berbagai instansi. Mulai dari penanganan kesehatan, ekonomi, kebutuan pangan, infrastruktur, sanitasi, dan program penunjang lainnya.
Kemudian, penanganan secara spesifik, dilakukan khusus dalam segi kesehatan. Seperti pendampingan kepada ibu hamil, pemberian gizi kepada bayi baru lahir, dan program kesehatan lainnya.
Reporter: Abdul Rozak
Editor : Aas Arbi











