PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemberian bantuan bagi korban banjir di Desa Panacaran, Kecamatan Munjul mulai didistribusikan. Sebelumnya, bantuan bagi masyarakat belum disalurkan karena pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) dan Dinas Sosial (Dinsos) saling lempar tanggung jawab.
Diketahui, dalam musibah tersebut sedikitnya ada 108 KK terkena musibah banjir, terdiri dari 77 bangunan mengalami rusak ringan, 31 bangunan rusak sedang, dan tujuh bangunan rusak berat. Ketinggian air pada saat kejadian mencapai pinggang orang dewasa. Air sudah surut pada Minggu (19/6) pagi.
Kepala Seksi (Kasi) Logistik, Peralatan,dan Sumberdaya BPBDPK Kabupaten Pandeglang Rian Sutansyah memastikan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Munjul sudah didistribusikan. “Bantuan sudah kita berikan. Kita hanya memberikan bantuan sabun cair, sabun batang, selimut, handuk, dan alat kebersihan,” katanya, kemarin.
Rian mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan bantuan logistik kepada para korban banjir karena stok yang ada di gudang sedang kosong dan anggaran untuk belanja tidak ada. “Logistik kita nggak ada karena stoknya sudah kosong. Tetapi, kita sudah berikan bantuan yang lain bagi korban banjir,” katanya.
Kepala Dinsos Kabupaten Pandeglang Nuriah memastikan pihaknya telah menyerahkan bantuan logistik kepada para korban banjir di Munjul. Terkait bantuan kerusakan rumah, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan. “Sudah kita berikan bantuan sembako. Mengenai bantuan rumah rusak, kita akan lakukan verifikasi dulu kerusakan terhadap rumahnya,” katanya. (*)
Reporter: Adib F
Editor: Agung SP










