SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Serang sedang menggenjot perolehan pajak supaya target pendapatan daerah tercapai untuk menutupi kekurangan anggaran daerah tahun ini.
Kepala Bidang Penetapan dan Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang Tuti Amalia mengatakan, pihaknya melakukan berbagai strategi untuk mengoptimalkan perolehan pajak.
Salah satunya melakukan pelayanan keliling ke desa-desa.
“Kita sedang gencarkan pelayanan mobil keliling, tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya kepada Radar Banten, Jumat (24/6).
Pihaknya menargetkan pelayanan keliling dilakukan di 326 desa. Saat ini, pelayanan keliling sudah dilakukan di 17 kecamatan.
“Kita satu minggu melakukan pelayanan keliling tiga hari. Dalam satu hari itu dilakukan di tiga titik,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan keliling itu sangat efektif. Dalam satu hari, pihaknya bisa mendapatkan pembayaran pajak Rp50 juta.
“Itu pajak yang kecil-kecil. Jadi sebenarnya masyarakat mau membayar pajak, cuma mungkin karena aksesnya saja,” ucapnya.
Selain melakukan penagihan pajak, pada pelayanan keliling terdapat pelayanan administrasi pajak kepada masyarakat.
Untuk mengatasi tunggakan pajak, Bapenda melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk melakukan penagihan piutang pajak.
“Itu dilakukan kepada penunggak pajak yang besar-besar, seperti perusahaan,” katanya.
Kemudian, pihaknya juga melakukan verifikasi dan validasi data piutang pajak untuk memetakan piutang yang masih bisa ditagih dan yang tidak bisa ditagih.
“Kalau yang tidak berpotensi untuk ditagih, paling kita lakukan penghapusan,” ucapnya.
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Aas Arbi











