LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan Disabilitas, Gembel, dan Pengemis dibekali ke ahlian oleh Dinas Sosial (Dinsos) Banten.
Keahlian yang diberikan kepada puluhan disabiltas dan Gepeng tersebut berupa menjahit, servis handphone, dan perbengkelan.
“Intinya pembekalan keterampilan kepada Disabiltas dan Gepeng ini agar meningkat kemandirian sosialnya. Selepas dari sini (pelatihan) mereka dapat mandiri dengan keterampilan,” kata Sekretaris Dinsos Banten Budi Darma saat meninjau pelatihan di UPT Panti Sosial Rehabilitasi Tuna Sosial (PSRTS) Dinsos Lebak di Jalan Siliwangi Pasir Ona Rangkasbitung, Senin 27 Juni 2022.

Budi mengatakan, untuk disabilitas yang dibekali keahlian menjahit sebanyak 20 orang yang berasal dari kabupaten kota di Banten. Sementara untuk gepeng sebanyak 30 orang dibekali keahlian service handphone dan perbengkelan.
“Setelah mengikuti pelatihan ini mereka juga nantinya diberikan peralatannya, seperti mesin jahit dan perbengekelan. Mereka selama 23 hari digembleng untuk memiliki keterampilan di sini,” ujarnya.
Dia berharap ke depan kuota angggaran untuk pelatihan terhadap gepeng maupun disabilitas terlantar semakin banyak. Sehingga, mereka dapat hidup layak dengan keahlian yang dimiliki.
“Tentunya, peralatan yang nanti diberikan jangan sampai dijual. Kepada anjal juga diharapkan tidak lagi nongkrong di jalan. Tapi diisi dengan kegiatan positif yang produktif dengan keahlian yang telah dimiliki,” harapnya.

Selain dibekali keterampilan, kata Budi, puluhan anjal dan gepeng juga selama mengikuti pelatihan diberi pembinaan mental, sehingga diharapkan selepas dari PSRTS ini dapat menjadi manusia yang lebih bermanfaat.
Sementara itu, Nazar salah seorang anjal dari Kabupaten Serang mengaku senang selama mengikuti pelatihan keterampilan service Handpone.
“Saya tak akan nongkrong di jalan lagi. Setelah memiliki keterampilan service handphone saya akan buka praktek untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.
Reporter: Nurabidin











