Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar meyakinkan kepada para pengusaha untuk tidak ragu berinvestasi di Provinsi Banten. Sebab saat ini, berbagai infrastruktur di Provinsi Banten sudah sangat menunjang terhadap sektor usaha.
Kata dia, berbagai pembangunan yang sudah dilakukan Pemprov itu diantaranya jalan yang menjadi kewenangan Provinsi yang terhubung ke sentra-sentra industri yang kondisinya saat ini sudah baik. Selain itu, di Banten juga ada Bandara Soekarno-Hatta serta beberapa pelabuhan yang sangat representatif menunjang kebutuhan operasional distribusi barang. “Ditambah lagi dengan keberadaan proyek strategis nasional Jalan Tol Serang-Panimbang yang dapat memangkas waktu pendistribusian barang,” terang Al.

Kata dia, selama ini daerah industri didominasi pada wilayah Banten bagian utara, sedangkan di wilayah bagian selatan masih kurang. Namun, dengan adanya fasilitas yang sudah disediakan itu, maka wilayah yang kosong di Banten Selatan diharapkan bisa segera terisi.
Tak hanya dilengkapi fasilitas, mantan Widyaiswara Ahli Utama di Kementerian Dalam Negeri ini juga mengatakan, barometer lainnya yang bisa menjadi pertimbangan investor yakni kemudahan perizinan yang disiapkan oleh Pemprov Banten. Sehingga, saat ini posisi Provinsi Banten di mata dunia usaha nasional maupun internasional, mempunyai potensi yang lebih dibandingkan dengan daerah lainnya.
Al memaparkan, saat ini ada 14 kawasan industri raksasa di Provinsi Banten. Di dalamnya terdapat sekitar 4.600 perusahaan menengah ke atas. “Saya mendapat mandat sebagai Pj Gubernur untuk merawat perusahaan yang ada di Banten, dan mengundang investor yang ingin memulai usaha di Provinsi Banten,” tuturnya. (nna/alt)











