Dikatakan Tatu, segala persyaratan untuk pembangunan klinik tersebut sudah disiapkan. Karena itu, pihaknya optimistis tahun depan dapat beroperasi.
Ketua Pelaksana Pembangunan Klinik Hemodialisa PMI Banten Amrin Nur mengatakan, sebelum melakukan pembangunan pihaknya sudah studi tiru terlebih dahulu ke daerah lain.
“Kita sudah berkonsultasi ke PMI Pusat. Dari PMI Pusat merekomendasikan studi tiru ke PMI Solo, kita belajar pembangunannya, pelayanan, hingga manajemen operasionalnya,” katanya.
Dikatakan Amrin, secara hitung-hitungan pendapatan klinik ini belum bisa dikatakan untung. Namun, pihaknya berniat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sesuai dengan amanat ibu Ketua PMI, pelayanan masyarakat paling utama,” pungkasnya.
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Mastur










