SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dua pelajar SMA dari Banten terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2022. Kedua pelajar itu berasal dari SMAN 1 Kota Serang dan SMA Lab School Cirendeu, Kota Tangerang.
Pelajar dari SMAN 1 Kota Serang adalah Putri Viona, sedangkan pelajar SMA Lab School Kota Tangerang atas nama Isra Mashel Arifin. Keduanya berhak mewakili Banten usai lolos seleksi Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional Tahun 2022 yang telah dilaksanakan pada 19 – 22 Mei 2022.
Setelah lolos seleksi, Putri dan Isra wajib mengikuti proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional Tahun 2022 di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga atau PP PON Cibubur, Jakarta Timur selama 40 hari bersama perwakilan dari provinsi lainnya.
Selain Putri dan Isra, ada dua pelajar SMA lainnya yang menjadi anggota cadangan Paskibraka Nasional yakni, Rifky Fadlan Ramdani dari SMA Nurul Fikri Boarding School, Kabupaten Serang dan Najwa Aulia dari SMAN 12 Ciledug, Kota Tangerang.
Keduanya disiapkan sebagai Paskibraka cadangan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap Putri dan Isra selama mengikuti Diklat di Jakarta.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Putri dan Isra diberikan kesempatan untuk bertemu Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat, 15 Juli 2022.
Saat menemui Al Muktabar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani, turut mengajak serta Rifky dan Najwa, beserta Kepala Sekolah dan orang tua masing-masing Paskibraka, para pelatih dari Kopassus serta para pendamping Paskibraka tingkat Provinsi Banten.
Setelah memberikan motivasi kepada Putri dan Isra, Al Muktabar secara resmi melepas kedua pelajar tersebut menuju Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan.
Kepada Putri dan Isra, Al Muktabar menyampaikan rasa bangganya Karen berhasil mewakili Banten menjadi tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada HUT RI ke-77 di Istana Negara pada Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022 nanti.
“Menjadi anggota Paskibraka Nasional tidak mudah, dan tidak sembarangan orang bisa bisa lolos seleksi. Oleh karena itu saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak didik kami, orang tua wali serta Kepala Sekolah dan para pelatih dari Kopassus,” kata Al Muktabar kepada wartawan usai melepas Putri dan Isra berangkat ke Jakarta.
Al Muktabar berharap, momen latihan Paskibraka Tingkat Nasional yang akan dijalani nanti diharapkan tidak hanya dilihat sebagai sebuah tahapan proses yang harus dilalui karena akan ada pengibaran bendera. Tetapi jauh dari itu, ada makna yang bisa kita terapkan sebagai bekal kita untuk menatap masa depan.
“Di dalam Paskibraka itu berbagai disiplin ilmu diajarkan. Dari mulai kedisiplinan, manajemen waktu, pola hidup sehat, sampai leadership atau kepemimpinan,” tuturnya.
Al Muktabar berpesan agar Putri dan Isra menjaga nama baik Provinsi Banten. Torehan tinta emas yang telah diukir oleh para pendahulu kita baik di tingkat nasional maupun internasional agar terus kita jaga sebaik-baiknya, salah satunya dengan berperilaku baik dan sopan.
“Banten mempunyai kiprah dan sejarahnya tersendiri di mata Indonesia maupun dunia. Kita patut bangga akan hal itu, tapi tidak boleh sedikitpun kita sombong akan hal itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, kegiatan pelepasan calon Paskibraka Nasional yang berasal dari Provinsi Banten ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Seleksi Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional Tahun 2022 yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Mei 2022.
Kegiatan ini merupakan tindaklanjut Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor : PP.00.00/1.24.1/D-II/I/2022 tanggal 24 Januari 2022 perihal Kegiatan PASKIBRAKA Tingkat Nasional Tahun 2022.
“Ada tiga tahapan seleksi yang dilakukan yakni seleksi akademis dengan tim seleksi dari unsur Pemerintah Daerah, Akademisi, Psikologi dan PPI Banten,” katanya.
Ia melanjutkan, tahapan seleksinya sangat ketat, karena harus lolos seleksi pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim Biddokkes Polda Banten dan seleksi kesamaptaan jasmani yang terdiri dari tim Korem 064/Maulana Yusuf. Terakhir seleksi keterampilan lapangan dengan tim seleksi yang terdiri dari unsur gabungan TNI/POLRI dan Instruktur dari Provinsi Banten.
“Setelah mengikuti tahapan seleksi tersebut, Peserta kemudian terseleksi menjadi 50 peserta menjadi Paskibraka Tingkat Provinsi dan dua peserta terbaik menjadi Paskibraka tingkat nasional perwakilan Banten,” pungkasnya.
Reporter: Deni Saprowi











