Wakil Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar H Buchori mengatakan, pihaknya menggalakkan bisnis ataupun usaha yang saat ini dilakukan para pelaku usaha. Dengan begitu, diharapkan lahir dan timbul pengusaha-pengusaha baru dan juga bisa meningkatkan kemampuan pengusaha-pengusaha eksisting. “Sehingga yang mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar. Sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya sehingga perekonomian kita juga jauh lebih baik daripada hari ini,” ujarnya.
Secara bertahap, pihaknya berupaya meningkatkan pertumbuhan pengusaha yang dulunya dua persen di tahun 2014 pada saat periode pertama Presiden RI Joko Widodo, sekarang sudah mencapai 4,5 persen. Ke depan, pihaknya akan tetap berusaha untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga pertumbuhannya jumlah pengusaha yang ada di Indonesia.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar berpesan kepada para pengusaha yang bergabung dalam HIPMI Banten untuk menggiatkan aktivitasnya dengan kemampuan yang dimiliki untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menopang kemajuan usaha. “Karena di pundak generasi muda itulah estafet kepemimpinan bangsa ini akan diserahkan. Jadi siapkan diri dengan segala aktivitas yang positif,” ujar Al.
Ia berharap, diklatda BPD HIPMI tersebut dapat meningkatkan pengembangan SDM, sehingga dapat menjawab terhadap keadaan dan tantangan pada sektor usaha ke depannya. Di saat seperti ini, transfer knowledge atau berbagi pengetahuan sangatlah penting. Dirinya berharap dengan diklatda tersebut dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha yang ada di Provinsi Banten, terutama bagi pengusaha muda.
Kata dia, pemerintah daerah mendukung penuh segala agenda-agenda itu. Kita juga memberi ruang dalam rangka fasilitasi untuk berusaha di Provinsi Banten. (nna/air)











