Akibatnya, korban yang sakit akibat tindakan terduga pelaku tidak bisa masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran, hingga pada saat jam istirahat teman-teman satu kamarnya datang menghampiri dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri.
“Saat teman-teman satu kamarnya datang melihat korban sudah tidak sadarkan diri dan melaporkannya ke Ustaz. Kemudian dibawa oleh Ustaz ke klinik terdekat hingga dinyatakan oleh dokter sudah meninggal dunia, dan kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk memastikan kondisi korban,” jelas Nurrokhman
Saat ini, jenazah korban tengah berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan Otopsi atas permintaan keluarga, dan orang tua korban pun melaporkan peristiwa yang dialami putra tercintanya ke Mapolresta Tangerang.
“Orang tua meminta jenazah anaknya diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian anaknya dan kasus ini ditangani Polresta Tangerang,” terangnya.
Polisi dari Mapolresta Tangerang dan Polsek Cisoka dan tim INAFIS sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. ” Dan saat ini pelaku ER sudah diamankan di Mapolresta Tangerang,” pungkas Nurrokhman. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











