Cucu menjelaskan, untuk bangunan utama berkonsep lokal yaitu motif Batik Banten Pawaranggen yang mempunyai makna tempat dimana para pengrajin keris dan aksesoris pada masa kesultanan Banten. “Motifini ditransformasi ke bentuk denah, selubung dan atap bangunan,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw meminta Kemenhub mengawasi pelaksanaan pembangunan sehingga tak mengurangi kualitasdan ketepatan proses revitalisasi. “Jangan sampai, karena ini semangatnyaefisiensi. Dari total anggaran Rp30 miliar kemudian hasil lelang menjadi Rp23miliar, malah kualitasnya berkurang,” katanya.
Tak hanya itu, Robert meminta Kemenhub untuk memperhatikan para pedagang yang berada di lingkungan terminal. Menurutnya, setelah proses revitalisasi berlangsung, ia meminta agar sewa untuk para pedagang tidak terlalu mahal. “Jangan sampai nanti para pedagang mengeluh karena tidakmampu membayar sewa. Sewanya harus terjangku, jangan mahal-mahal,” terangnya.
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan,setelah proses pelimpahan kewenangan terminal Pakupatan ke Kemenhub. Kini, terminal yang berdiri sejak tahun 1994 itu terlihat perkembangannya. “Alhamdulillah, kini terminal Pakupatan terus mengalami perbaikan. Sehingga, kami berharap setelah proses pembangunan ini dapat memberikan maaf buat masyarakat Kota Serang,”terangnya.
Setelah revitalisasi pembangunan rampung dilakukan, Subadri mengatakan, Pemkot Serang melalui Dinas Perhubungan akan melakukan penataan trayek. Ini penting dilakukan untuk memperbaiki layanan transportasi bagi masyarakat. (fdr/air)











