Berdasarkan data Dewan Pendidikan Banten, ada sekira 178 jabatan pengawas sekolah yang kosong di SMA/SMK/SKh Negeri yang menjadi tanggung jawab Pemprov Banten.
Ia merinci, jabatan pengawas yang kosong ada di 109 SMA Negeri, 63 SMK Negeri dan 6 SKH Negeri. Sementara jabatan kepala SMA/SMK Negeri yang kosong ada sekira 63 sekolah yang saat ini masih diisi Plt Kepala Sekolah.
“Kekosongan jabatan pengawas sekolah ini sangat serius, lantaran sudah terjadi sejak 2018. ini harus jadi perhatian Pj Gubernur Banten,” tegasnya.
Eni menambahkan, Pj Gubernur harus segera mengevaluasi Dindikbud dan BKD Banten yang terkesan abai terkait kekosongan jabatan pengawas sekolah.
“Informasi yang kami terima, di Kabupaten Lebak saat ini tidak SMA/SMK Negeri yang memiliki pengawas. Kalau jabatan kepala sekolah bisa diisi oleh Plt, pengawas kan tidak,” tegasnya.
Yang menjadi catatan Dewan Pendidikan, tambah Eni, sebenarnya calon pengawas yang sudah lulus uji kompetensi dan mengikuti diklat sudah ada sejak tahun lalu, namun tidak kunjung dilantik. Makanya sebagian calon pengawas mengadukan nasibnya ke Dewan Pendidikan.












