SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) se-Banten kecewa lantaran tak bertemu Pj Gubernur Al Muktabar saat audiensi pembahasan dana bantuan untuk desa.
Pada audiensi yang berlangsung di Gedung Setda Banten, KP3B, Rabu (7/9), dijadwalkan Pj Gubernur Banten Al Muktabar bakal menanggapi protes Apdesi terkait banprov senilai Rp15 juta per desa.
Namun, Pj Gubernur Banten Al Muktabar tak hadir dalam audiensi tersebut dan diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten Enong Suhaeti.
Sekretaris Apdesi Kabupaten Serang Hulman mengatakan, pihaknya kecewa lantaran Pj Gubernur Banten tidak hadir dalam audiensi tersebut.
“Tadinya hari ini mau aksi, tapi Pj Gubernur ngajak audiensi, eh ternyata malah enggak ada,” kata Hulman kepada Radar Banten, Rabu (7/9).
Dikatakan Hulman, kekecewaan dirasakan oleh DPC Apdesi Pandeglang dan Kabupaten Serang, serta DPD Apdesi Provinsi Banten yang sebelumnya sudah menyatakan para kepala desa akan demo.
Kendati demikian, Hulman mengaku, kekecewaan itu sedikit terobati dengan keputusan hasil audiensi yang menetapkan Banprov akan dianggaran tahun depan senilai Rp50 juta per desa.
“Kalau tahun ini tetap Banprov hanya Rp15 juta, tapi dari Pemprov belum memberikan keterangan terkait peruntukan anggaran itu untuk apa,” katanya.
Reporter: Daru Pamungkas
Editor: Aas Arbi











