“Tapi karena menyesuaikan budget, jadi kami hanya bisa menebar 2.000 benih per kolam, dikali delapan kolam jadi total 16.000 benih,” katanya.
Sofan menarget, ikan lele bisa dipanen pada November atau Desember 2022. Untuk panen pertama ini, pihaknya sudah menyiapkan rencana pemasaran ikan kepada pelaku UMKM pecel lele di sekitar wilayah Harjatani, atau pedagang di pasar.
“Sudah kami siapkan untuk pemasarannya, hasilnya nanti kita sisihkan untuk modal, sisanya masuk PAD desa,” paparnya.
Anggota Karang Taruna Desa Harjatani Nadif menambahkan, saat ini ia masih fokus pada penyempurnaan sistem menejemen perawatan kolam ikan. Mulai dari membuat tanaman hidroponik di sekitar kolam, hingga menyiapkan saung dan pekerja penjaga kolam.
“Nanti ada pekerja yang kami gaji untuk merawat kolam ini,” pungkasnya.
Reporter: Daru Pamungkas
Editor: Aas Arbi











