LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Personel Satbrimob Polda Banten berseragam diterjunkan ke Pantai Pulo Manuk, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Jumat 23 September 2022.
Mereka diterjunkan dengan senjata lengkap untuk melawan serangan teroris yang sudah menguasai pantai itu. Baku tembak antara para personel dengan teroris yang juga menggunakan senjata pun tidak terelakan.
Awalnya, personel memasuki kawasan hutan secara mengendap-ngendap. Disana, mereka melakukan penyamaran menggunakan pakaian loreng dengan helm dan juga rompi anti peluru. Mereka pun secara perlahan memasuki wilayah kekuasan teroris.
D isana, mereka melakukan penyergapan. Sempat terjadi baku tembak, namun dengan serangan yang secara mendadak yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Banten, beberapa orang teroris bersenjata pun berhasil diamankan.
Usut punya usut, ternyata baku tembak tersebut merupakan bagian latihan Jungle Warfare yang dilakukan oleh Polda Banten.
“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan secara profesional dalam menghadapi tantangan tugas berintensitas tinggi di daerah rawan konflik,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Prof Dr Rudy Heriyanto.
Menurutnya, kemampuan jungle warfare perlu diasah secara rutin, karena mengingat demografi wilayah Provinsi Banten yang terdiri dari perhutanan, bukit, juga pesisir lautan.
“Kemampuan Jungle Warfare perlu terus diasah khususnya dalam menghadapi gangguan separatis atau kelompok bersenjata,” tambahnya.
Dirinya pun berharap, usai mengikuti latihan ini para personel dapat memperoleh skill yang memumpuni juga dapat langsung bekerja melayani masyarakat dengan memberikan rasa aman, dan nyaman kepada masyarakat.
“Setelah melaksanakan latihan Jungle Warfare saya berpesan kepada Bintara dan Tamtama Satbrimob Polda Banten untuk dapat melaksanakan tugas sebagai Brimob sejati yang bertugas untuk melakukan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menangani situasi kamtibmas yang berintensitas tinggi,” ucap Rudy.
Reporter : Yusuf Permana











