LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana alam melanda 3 Kecamatan yakni Bayah, Cilograng, dan Curugbitung, bencana itu terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (23/9) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana alam terjadi tiga sekaligus yakni banjir di dua Desa yakni Desa Bayah Barat, dan Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, puluhan rumah dilaporkan terendam banjir yang disebabkan luapan air Sungai Cimandur.
Bencana longsor terjadi di Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah dan Desa Cikatomas, Kecamatan Ciloglang. Dalam longsor itu, ruas jalan poros desa Bayah Timur tidak bisa dilalui karena tertutup timbunan longsor.
Sementara, untuk pohon tumbang terjadi di ruas jalan Bayah – Cikotok, dan Kecamatan Curugbitung. Pohon tumbang itu disebabkan oleh adanya angin kencang yang melanda dua daerah itu.
“Ya bencana banjir, longsor dan pohon tumbang telah menerjang wilayah Kabupaten Lebak. Saat ini tim tengah di lokasi guna melakukan pemanganan dan verifikasi data kerusakan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama saat dihubungi.
Berdasarkan laporan sementara yang dirinya terima, sedikitnya ada 3 unit rumah rusak terdampak longsor itu di Kecamatan Cilograng, dan 1 hektar lahan persawahan di Kamoung Sukajaya, Desa Bayah Timur, terendam banjir.
“Saat ini kita sedang melakukan verifikasi data ke lokasi, karena fokus kita adalah penyelamatan warga terlebih dahulu. Untuk longsor yang menutupi jalan poros desa di Bayah Timur saat ini sudah kita evakuasi bersama dengan warga sekitar, sehingga jalan itu bisa dilalui lagi,” katanya.
Ia pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada akan potensi bencana mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi hingga 28 September 2022.
Sementara, Kepala Desa Bayah Timur Rafik melaporkan jika pada bencana itu sekiranya ada 10 rumah di Desa Bayah Timur yang rusak akibat longsor, 1 hektar ladang persawahan terendam banjir juga jembatan Cimandur penghubung antar Desa terancam roboh.
“Saat ini di lokasi masih diguyur hujan, dan sungai Cimandur sendiri masih terus meluap. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kita minta warga untuk waspada, khususnya bagi warga yang berada di bantaran sungai dan daerah rawan longsor kita sudah minta mereka untuk melakukan evakuasi, khawatir adanya bencana susulan,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana











