CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Maulana, pelaku usaha kue tambang mampu raup keuntungan belasan juta rupiah pada setiap bulannya.
Pasalnya, kue tradisional tersebut masih terus eksis di pasaran karena dengan cita rasa yang renyah, gurih, dan lezat kue ini mampu memanjakan lidah orang yang menikmati kue tersebut.
Ditemui di tempat usahanya, di Lingkungan Priuk RT 05 RW 03, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Maulana mengatakan, usaha kue tambang yang ia tekuni sudah berjalan tujuh tahun dengan melibatkan sebanyak enam pegawai.
“Setiap hari kami memproduksi kue tambang kurang lebih 25 kilogram tepung terigu. Alhamdulillah omset perharinya Rp600 ribuan jadi kalau sebulan bisa mencapai belasan juta,” ungkap Maulana, Selasa, 27 September 2022.
Lanjut Maulana, kue tambang yang diproduksinya di pasarkan bukan hanya ke wilayah Cilegon, melainkan juga ke wilayah Serang.
“Alhamdulillah untuk pemasaran kita tidak ada kesulitan karena banyak yang nampung, namun usaha seperti ini kan banyak risikonya karena tidak pakai bahan pengawet jadi paling kuat hanya dua Minggu,” ujarnya.
“Prosesnya juga cukup memakan waktu lama hampir setengah hari karena kami mengerjakannya masih manual,” imbuhnya.
Untuk mendongkrak omzet penjualan, selain kue tambang, Ia juga memproduksi kue goreng atau kue memble sebagai tambahan pelengkap dari usahanya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Mastur











