PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak puluhan rumah di Kampung Pendeuy, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur diterjang bencana banjir bandang luapan Sugai Pendeuy. Banjir bandang menerjang yang menerjang Kampung Pendeuy setinggi kurang lebih 20 centimeter sampai 1 meter.
Kasi Bencana Dinsos Kabupaten Pandeglang Iik Ihromni membenarkan telah terjadi banjir bandang menerjang Kampung Pendeuy.
“Banjir bandang diakibatkan di hulu Sungai Pendeuy diguyur hujan deras. Sehingga meluap merendam permukiman warga,” katanya kepada Radar Banten, Kamis (6/10).

Sementara ini belum diketahui berapa jumlah rumah terkenda dampak bencana banjir bandang. Tim relawan masih di lokasi bencana.
“Kalau informasi dari relawan tidak ada tanggul bocor. Itu hanya luapan dari sungai hanya saja luapannya lebih besar,” katanya.
Sehingga membuat warga juga kaget karena memang banjir menerjang begitu cepat. Semoga saja bisa segera surut.
“Kampung Pendeuy ini menjadi salah satu daerah langganan banjir. Kalau hujan gede, mudah-mudahan tidak begitu meluap, mudah mudahan dapat segera surut,” katanya.
Sementara ini belum diterima laporan adanya kerusakan berarti. Hanya saja warga setempat meminta agar dilakukan normalisasi aliran sungai.
“Soalnya sudah terjadi pendangkalan. Sehingga perlu dilakukan pengerukan sedimen lumpurnya agar ke depan bebas dari banjir,” katanya.
Anggota Tagana Sumur, Sunata mengatakan, kejadian banjir akibat luapan sungai Pendeuy mengakibatkan 16 KK terendam. Tersebar di Kampung Nelayan Taman Jaya 6 KK sebanyak 24 jiwa dan Kampung Pendeuy 10 KK yang terdiri dari 40 jiwa.
“Jumlah total 64 jiwa terkena dampak banjir bandang. Alhamdulilah dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











