Tidak Libatkan Vendor Lokal, Dinilai Diskriminatif
CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Tender lelang pengadaan kabel di PT Lotte Chemical Indonesia dipermasalahkan vendor perusahaan kabel dalam negeri. Sebab, proses lelang dinilai tidak fair. Tertutup. Juga, beraroma nepotisme alias diskriminatif.
Salah seorang sumber Radar Banten yang enggan disebutkan namanya mengaku, lelang tersebut hanya diikuti perusahaan luar negeri saja. Padahal, banyak perusahaan kabel dalam negeri yang kualitas produknya tidak kalah bagus dengan perusahaan luar negeri itu.
Dia menambahkan, sejumlah perusahaan kabel dalam negeri tidak bisa masuk dalam proses tender tersebut. Oleh karena itu, dia mendesak agar proses tender kabel dilakukan secara terbuka. Transparan.
“Sebentar lagi akan ada lelang tender baru pengadaan kabel untuk tegangan menengah(Mid-Voltage) di Lotte Chemical. Dalam lelang sebelumnya kabel untuk tegangan bawah-red (Low Voltage-red), ada tiga vendor yang terpilih. Semuanya perusahaan luar negeri. Perusahaan lokal Indonesia tidak bisa masuk dan hanya memprioritaskan perusahaan luar negeri saja ” kata dia, akhir pekan lalu.
Secara singkatnya, semua perusahaan yang terpilih itu, baik yang pabriknya ada di Indonesia maupun ada yang di luar negeri, tapi statusnya adalah perusahaan internasional. Bukan perusahaan asli dalam negeri Indonesia.
Sebenarnya banyak perusahaan atau pabrik kabel di Banten. Terutama di Tangerang. Dan, produknya pun sudah sangat bagus. Bahkan telah memenuhi standar internasional. Namun, entah kenapa, sejumlah pabrik dalam negeri tidak bisa mengikuti lelang itu.











