CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua LSM Gapura sekaligus penanggung jawab aksi unjuk rasa di PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), Husen Saidan, angkat suara terkait kehadiran lima anggota DPRD Kota Cilegon dalam aksi tersebut. Husen menegaskan, anggota DPRD hadir bukan sebagai penggerak massa, melainkan atas undangan langsung dari warga untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat.
Melalui sambungan telepon, Senin 23 Juni 2025, Husen memastikan video yang beredar soal kehadiran anggota DPRD adalah asli dan terjadi pada 24 Oktober 2024.
“Video itu asli. Tanggal 24 Oktober, mereka (anggota DPRD) memang diundang secara langsung. Bukan untuk berorasi, tapi untuk menyaksikan langsung proses penyampaian aspirasi,” jelas Husen.
Husen menambahkan, kehadiran anggota Dewan merupakan permintaan warga agar mereka memfasilitasi dan mengawal jalannya dialog dengan pihak perusahaan, bukan untuk memimpin aksi atau mendukung tekanan massa.
“Mereka hadir karena diminta oleh warga agar memfasilitasi dan mengawal proses dialog,” tambahnya.
Dalam aksi tersebut, warga menuntut PT LCI memberikan prioritas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Aspirasi itu disampaikan secara tertib dan mendapat pengawalan dari anggota DPRD yang hadir.
Husen berharap klarifikasinya ini dapat meluruskan spekulasi yang beredar dan menghindarkan salah paham terkait peran anggota DPRD dalam aksi unjuk rasa tersebut.
“Jangan sampai niat baik mereka untuk menyaksikan dan memfasilitasi, justru disalahartikan,” tegas Husen.
Editor: Merwanda











