SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat yang melintasi jalur penyebrangan Pelabuhan Merak, dalam rangka hari libur Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) diimbau untuk membeli tiket kapal penyebrangan secara online.
Untuk mengurangi pembelian tiket di Pelabuhan Merak, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten diminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk berjaga di rest area Tol Tangerang-Merak dan mengimbau masyarakat agar membeli tiket secara online.
Kepala Dishub Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, pihaknya diminta Kemenhub untuk mengurangi penjualan tiket di Pelabuhan Merak.
“Intinya melarang atau membatasi pembelian tiket di Merak. Jadi semua kalau bisa yang masuk ke Merak, harus sudah memiliki tiket,” ujar Tri, Kamis 22 Desember 2022.
Kata dia, saat ini pihaknya sedang melakukan pengaturan tersebut secara teknis. Pihaknya juga sudah mengkomunikasikan itu dengan pihak kepolisian dan kementerian.
Tri mengaku bakal melakukan sistem penahanan di Cikupa. “Jadi setiap mobil yang akan menyeberang nanti kita kasih flyer,” terangnya.
Sementara itu, lanjutnya, ada dua titik untuk disedialan yang akan membeli tiket yakni rest area KM 43 dan KM 68, tepatnya di bawah Jembatan Bogeg atau Jembatan Aria Wangsakara.
Rencananya, pembelian tiket itu mulai diberlakukan dari tanggal 22 Desember 2022.
Tri memprediksi jumlah volume kendaraan tahun ini meningkat dari tahun 2021 sebesar 5 persen. “Naik dari tahun kemarin, kalau temen-temen polisi memprediksinya 15 persen,” ujarnya.
Ia juga memperkirakan puncak volume kendaraan bakal terjadi pada tanggal 23 Desember 2022.
Sedangkan untuk titik kepadatan lalu lintas, diprediksi terjadi di kawasan wisata. Kepadatan lalu lintas kemungkinan terjadi di arah Anyer, mulai dari PCI, simpang Ciwandan, sampai pasar Anyer.
Untuk pengamanan selama Nataru, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 160 orang yang tersebar di sejumlah titik.
Selain itu, pihaknya juga diminta untuk membantu pengamanan di rest area.
“Kita siapkan personel sekitar 160 orang, tapi ada permintaan untuk perbantuan di rest area sekitar 20 orang,” ungkap Tri.
Reporter: Rostinah
Editor: Ahmad Lutfi











