PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah pohon besar tumbang menutup akses jalan raya nasional Pandeglang-Labuan, tepatnya di Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Beruntung dalam peristiwa tersebut kondisi jalan tengah sepi sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau luka akibat tertimpa pohon tumbang.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengatakan, Pusdalops BPBD Pandeglang menerima laporan pohon tumbang pada hari Minggu, 25 Desember 2022 sekira pukul 07.07 WIB.
“Laporan dari masyarakat bahwa pohon tumbang menutup akses jalan nasional. Tim piket langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu (25/12).
Tim yang terjun melakukan penanganan sebanyak lima orang. Terdiri dari Kasi Logistik Peralatan dan SDM BPBD dan PK Rian Sutansyah bersama anggota tim reaksi cepat.
“Untuk membersihkan batang pohon tumbang yang melintang di jalan raya Sodong. Tepatnya di Kampung Kadu Keong, Desa Sodong, Kecamatan Saketi,” katanya.
Operasi pembersihan, dikatakan Endan, dilakukan dengan melakukan pemotongan batang pohon melintang menggunakan gergaji mesin. Sampai akhirnya kondisi arus lalu lintas berjalan normal kembali.
“Proses penanganan berlangsung cepat karena memang turut dibantu warga setempat. Dan kami mengimbau kepada warga dan pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan karena memang kondisi cuaca ekstrem,” katanya.
Kasi Logistik Peralatan dan SDM BPBD dan PK Rian Sutansyah menambahkan, penyebab pohon tumbang karena angin kencang.
“Jadi saat kejadian kondisi cuaca tengah hujan deras disertai angin kencang. Beruntung pohon tumbang saat kondisi jalan tengah sepi sehingga tidak ada kendaraan ataupun pengguna jalan tertimpa pohon tumbang,” katanya.
Hanya saja, diungkapkan Rian, pohon tumbang menyebabkan akses jalan terputus karena terhalang batang pohon. Sehingga membuat arus lalu lintas sempat terjadi macet dari dua arah.
“Baik dari arah Pandeglang menuju Labuan maupun sebaliknya dari Labuan arah Pandeglang. Namun setelah kita tangani alhamdulilah sekarang kondisi lalin kembali normal,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











