PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang sejak Minggu sampai Selasa (25-27/12/2022) menyebabkan 400 hektare sawah terancam gagal panen. Hal itu karena tanaman padi milik para petani terendam air dalam waktu yang lama.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Idaman, Kecamatan Patia Ilman mengatakan, banjir yang melanda wilayah Idaman dan Kecamatan Patia menyebabkan 400 hektare lahan sawah peyani tergenang. “Ada 400 hektare lahan padi yang terancam gagal panen. Sampai siang ini, air masih menggenangi areal persawahan,” katanya, Selasa 27 Desember 2022.
Ilman mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada instansi terkait agar bisa mendapatkan solusi. Oleh karena itu, dia berharap usulan yang disampaikan bisa mendapat respons.”Sudah disampaikan. Kita sekarang masih terus memantau perkembangan banjir,” katanya.
Juhdi, petani asal Desa Idaman, Kecamatan Patia berharap bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena lahan persawahan seluas satu hektare miliknya terendam banjir sejak tiga hari lalu. “Iya pak udah tiga hari kerendem, kalau seperti ini pasti gagal panen. Kalau bisa ada bantuan buat petani yang sawahnya gagal panen,” katanya. (*)
Reporter: Adib
Editor: A Rozak











