SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk mengamankan arus lalu lintas pada libur Tahun Baru 2023, Pemkot Serang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendirikan sembilan pos, yang akan diisi petugas gabungan.
Sembilan pos itu tersebar di Kasemen, Alun-alun Kota Serang, Pintu Tol Serang Timur, Sekitar Terminal Pakupatan, Depan Perumahan Kota Serang Baru (KSB), Pintu Tol Serang Barat, Palima dan dua Titik di Jalan Syeikh Nawawi Al Bantani.
Rabu, 28 Desember 2022 siang, Forkopimda Kota Serang menggelar rapat bersama di Aula Setda Kota Serang dipimpin langsung Walikota Serang Syafrudin.
Menurut Syafrudin, Forkopimda Kota Serang dalam bulan ini menggelar dua kali rapat. Yaitu, persiapan Natal 2022 dan baru rampung terkait persiapan Libur Tahun Baru 2023.
Dari hasil rapat tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, yaitu terkait masalah lalu lintas. Dimana, pihaknya memperkirakan akan terjadi kepadatan kendaraan 30 persen pada pergantian Tahun 2023.
“Untuk itu kami menyiapkan sembilan pos untuk pengamanan Tahun Baru 2023,” ujar Syafrudin.
Kesembilan pos tersebut diisi petugas gabungan dari berbagai unsur, TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Satpol PP, Petugas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan lembaga lainnya.
“Selain penempatan petugas keamanan, pos juga diisi dengan petugas kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
“Iya antisipasi bagi masyarakat yang merayakan pergantian tahun baru ada yang kurang sehat, nanti bisa ditangani di Pos,” tambah Syafrudin.
Sementara itu, Polresta Serang Kota di waktu bersamaan melaksanakan Operasi Lilin Tahun 2022.
“Polres (Polresta Serang Kota) mengadakan Operasi Lilin, kami meminta pengendara motor memakai helm dan surar-surat lengkap,” terangnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan pada malam pergantian tahun yang diperkirakan akan banyak kegiatan di pusat Kota Serang, petugas Dishub dan Polresta Serang Kota akan melakukan rekayasa lalu lintas.
“Karena memang stadion dan Alun-alun tidak ditutup, maka Pemkot Serang akan menempatkan petugas yang standby dan berpatroli,” katanya.
Kepala Dishub Kota Serang Ikbal mengatakan, konsentrasi kendaraan akan dipecah sebagai antisipasi terjadinya kemacetan dan kepadatan kendaraan.
“Kemungkinan besar berkumpul di pusat kota. Makanya, kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” terangnya.
“Yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) itu ada lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tujuan wisata, yang paling tinggi di MBS, di Pantai Gope,” terangnya.
Dia juga mengaku telah menyiapkan rencana pemisahan atau rekayasa untuk memecah penumpukan kendaraan terutama di pusat Kota Serang.
“Nanti kita pecah di area sebelah barat dan timur. Kita cukup banyak personil. Nanti kita lihat titik mana yang paling besar,” katanya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor : Merwanda











