PANDEGLANG–Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat sebanyak 398 KK terdampak banjir. Mereka adalah korban luapan sungai di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Hujan dengan intensitas tinggi membuat sungai di wilayah Kecamatan Patia meluap dan mengakibatkan banjir.
BPBD Provinsi Banten bersama BPBD Kabupaten Pandeglang melaporkan warga terdampak banjir tetap bertahan di rumahnya masing-masing.
Kordinator Lapangan BPBD Provinsi Banten Uyu Yudana mengatakan, pada hari ketiga air yang semula menutupi jalan jembatan penghubung mulai surut. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung antara dua Desa Ciawi dan Desa Idaman.
“Air kini hanya sekitar 30 sampai dengan 50 sentimeter, kami terus melakukan pemantauan di setiap titik terjadinya banjir di Kecamatan Patia agar tidak ada penyintas yang terjebak atau terisolir,” katanya seraya menambahkan BPBD juga membantu akses penyeberangan masyarakat antar dua desa tersebut menggunakan perahu. (*)
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agung S Pambudi











