LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Warga di Kampung Margamulya, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak merasa waswas dengan adanya ancaman pergerakan tanah yang melanda kampung mereka.
Warga yang rumahnya rusak akibat pergerakan tanah mengaku tidak bisa tidur nyenyak saat malam hari. Mereka khawatir pergerakan tanah bisa terjadi kapan pun dan bisa merobohkan rumah.
Marni, warga Kampung Margamulya, sangat khawatir rumahnya yang sudah rusak akan ambruk dan menimpa dirinya bersama anak dan suami.
“Jadi kalo malam itu takut, jadi waswas juga. Jadi takut tiba-tiba roboh ya,” ucap Marni, Selasa, 10 Januari 2023.
Kata Marni, rumahnya sudah rusak sejak pergerakan tanah di kampungnya terjadi pada Desember 2022 lalu. Kini rumahnya rusak. Bagian dinding dan keramik sudah retak.
Kekhawatiran Marni semakin bertambah jika hujan melanda kampungnya. Saat hujan biasanya pergerakan tanah semakin parah. Ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah orang tua.
“Kalau aktivitas sehari-hari mungkin bisa di rumah, cuma kalau tidur, apalagi pas hujan itu di rumah orang tua. Kita cari tempat yang aman deh buat keluarga,” katanya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











