Dalam susur sungai itu, pihaknya juga turut mengajak kepada para wisatawan untuk menjaga kelestarian lingkungan yang ada di daerah aliran Sungai Ciujung.
“Kita juga mengajak para wisatawan untuk menjaga kelestarian alam, seperti melakukan penanaman pohon di daerah aliran sungai maupun membersihkan sampah yang ada di sungai,” ungkapnya.
Menurutnya, menjaga kelestarian sungai bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan tanggungjawab semua pihak, termasuk masyarakat. Sebab, sungai merupakan sumber air dan sumber kehidupan bagi masyarakat.
“Bencana alam sebetulnya bukan murni faktor alam saja, namun ada faktor dari manusianya. Jika kita lalai menjaga aliran sungai, khawatirnya akan menimbulkan bencana alam lebih parah dibandingkan biasanya. Makanya kita harus bisa menjaga sebaik mungkin, minimal tidak membuang sampah sembarangan di sungai,” harapnya.
Asisten Daerah (Asda) II Setda Lebak Ajis Suhendi mengatakan, keberadaan Pokdarwis Ciujung yang menginisiasi wisata susur sungai merupakan gagasan dalam mendorong kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata. Katanya, kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata tentunya akan berdampak positif bagi kelangsungan hidup masyarakat.











