“Jadi alhamdulillah dengan masyarakat yang sadar potensi wisata maka masyarakat tentunya akan lebih peduli dengan kondisi Sungai Ciujung. Diharapkan dengan ini masyarakat dapat bersama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” kata Ajis.
Dirinya menyebutkan, wisata susur Sungai Ciujung ini bisa dikombinasikan dalam paket city tour atau wisata kota Rangkasbitung.
“Karena di Rangkasbitung ini, ada Museum Multatuli, Water Toren era kolonial, Rumah Multatuli dan Susur sungai Ciujung,” ujarnya.(suf/tur)











