MINTA MAAF
Usai insiden tersebut, Bos Persita Rully Zulfikar berencana menemui pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep. Dia ingin meminta maaf secara langsung atas insiden pelemparan batu ke bus Persis Solo.
Tomy Kurniawan, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persita VS Persis Solo, mengungkapkan, Rully secara lisan dan tertulis telah menyampaikan permohonan maaf kepada Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangareb, official Persis Solo dan para suporter.
“Kita sudah meminta maaf secara lisan dan tertulis, namun untuk ketemu langsung, dari pihak Presiden kita pak Rully Zulfikar akan menemui mas Kaesang. Sesudah press rilis ini, secepatnya,” ujar Tomy di Mapolres Kota Tangsel, kemarin.
Dikatakan Tomy, panpel telah mengingatkan seluruh suporter Persita sejak awal agar tidak bertindak yang akan merusak citra Persita dan Kabupaten Tangerang.
“Sebelum kompetisi dimulai, saya sudah bilang apabila ada kejadian apapun, saya yang pertama kali akan melaporkan aksi kekerasan yang dilakukan suporter,” ujar Tomy.
Permohonan maaf juga dilontarkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Melalui akun Instagram @pemkabtangerang, Zaki











