SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Al Muktabar menanggapi santai desakan pencopotan dirinya sebagai Penjabat Gubernur Banten. Desakan berbagai elemen masyarakat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu mencerminkan sistem demokrasi berjalan baik.
“Seperti berkali-kali saya bilang, saya tidak anti kritik,” kata pria yang akrab disapa Al itu, kemarin.
Al menegaskan terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, terutama untuk perbaikan kinerja. Adanya keterlibatan masyarakat dalam pemerintahan, menunjukan sistem demokrasi berjalan dengan baik.
Sejak mendapatkan mandat sebagai Penjabat Gubernur Banten pada 12 Mei 2022 lalu, ia mengaku selalu terbuka. Selama ini, berbagai kebijakan dan program yang dilaksanakan Pemprov Banten juga sesuai dengan yang dimandatorikan Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, dia memperhatikan asas peraturan perundang-undangan dalam setiap pengambilan keputusan.
Kata dia, mandatori yang diberikan Presiden antara lain pengendalian dan penanganan inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, pelayanan dasar, reformasi birokrasi, hingga mempersiapkan pelaksanaan Pemilu serentak tahun depan. “Kami juga terus melakukan koordinasi dan sinergitas dengan DPRD Provinsi Banten serta Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah-red),” tuturnya.











