PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga minyak goreng (migor) kemasan merek Minyakita di Pasar Badak Pandeglang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) telah ditetapkan oleh pemerintah.
Migor dengan merek Minyakita merupakan minyak bersubsidi yang digulirkan oleh Pemerintah melalui program Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MGKR) dengan harga eceran tertinggi kepada masyarakat seharusnya sebesar Rp14.000 per liter namun di Pasar Badak Pandeglang naik Rp1.000 menjadi Rp15.000 per liter.
Menurut Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang Tb Haruzi Hermawan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan harga minyak goreng kemasan di Pasar Badak Pandeglang untuk minyak goreng merek Minyakita ada kenaikan Rp1.000 per liter.
“Dari sebelumnya Rp14.000 per liter naik menjadi Rp15.000 per liter. Kenaikan ini terjadi sudah ada dua pekan, tepatnya minggu ke tiga bulan Januari kemarin,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 1 Februari 2023.
Penyebab, naiknya harga jual Minyakita belum diketahui secara pasti. Minyak goreng merek Minyakita sendiri merupakan minyak goreng program pemerintah yang harganya sama dengan harga eceran tertinggi minyak curah.
“HET Minyakita itu sebesar Rp14.000 per liter. Sekarang harganya naik melebihi HET, menjadi Rp15.000 per liter,” katanya.
Harga minyak goreng yang mengalami kenaikan sementara ini baru minyak kemasan merek Minyakita. Sedangkan minyak curah masih tetap Rp14.000 dan untuk minyak goreng kemasan premium Rp17.000.
“Untuk stok minyak goreng Minyakita saat ini terpantau masih tersedia. Adapun untuk bahan pokok lain terpantau masih stabil termasuk beras juga masih stabil belum ada kenaikan signifikan,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











