TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Minyak kemasan subsidi Minyakita rupanya telah langka di Kota Tangsel sejak Desember tahun lalu.
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Ghazali mengungkapkan, kelangkaan Minyakita terjadi akibat suplai dari produsen terhenti.
“Pantauan di pasar sejak bulan Desember tahun lalu Minyakita sudah menghilang dari pasaran, kata pedagang sudah tidak dikirim produsen. Yang ada tinggal minyak premium dan minyak curah,” ujar Ghazali, Rabu, 1 Fenruari 2023.
Menurut Ghazali, pihaknya sempat menemukan Minyakita dengan jumlah terbatas di Pasar Ciputat dan Tip Top, namun harganya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya Rp 14 ribu menjadi Rp 16 ribu per liter.
“Naiknya harga Minyakita karena ada komponen harga yang harus ditutup pedagang, seperti biaya penangkutan dan transportasi, sehingga dijual diatas HET. Selain itu juga karena stok terbatas sementara permintaan naik,” jelas Ghazali.
Sementara itu, menurut warga Serpong bernama Auliya, Minyakita masih dibutuhkan karena harganya yang murah dan cukup kualitas.
“Makanya pas tahu udah gak ada di pasar Serpong, kecewa juga ya, seharusnya Minyakita tetap ada, karena sangat dibutuhkan,” ujar ibu dua anak ini.
Auliya berharap, Pemerintah Kota Tangsel dapat segera menyelesaikan persoalan kelangkaan Minyakita.
“Ya harapannya semoga cepet diselesaikan persoalannya dimana, agar Minyakita ada lagi, tapi dengan harga Rp 14 ribu ya,” ungkapnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











