SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekitar 20 kantor desa di Kabupaten Serang dalam kondisi rusak berat. Kondisi itu terpaksa membuat pemerintah desa mengontrak untuk menempati Kantor desa yang layak.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 Pemkab Serang menganggarkan untuk membangun 30 sampai 50 kantor desa per tahun. Tapi sejak pandemi, pihaknya tidak mampu memberikan anggaran untuk kantor desa.
“Padahal masih lumayan banyak kantor desa yang butuh dibantu anggarannya dari Kabupaten Serang, jumlahnya 20 kantor desa,” kata Tatu kepada wartawan usai meresmikan Gedung Kantor Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Selasa (31/1).
Untuk membangun kantor desa, kata Tatu, biasanya ada kendala di lahan ketika pemda memberikan anggaran dari APBD. Bantuan anggaran itu syaratnya lahan yang akan dibangun Kantor desa harus milik pemerintah desa. “Jadi target prioritas 20 desa ini yang kita perbaiki,” ujarnya.
Tatu melanjutkan, kantor desa yang rusak berat dan tidak memungkinkan untuk dijadikan kantor pelayanan, biasanya mengontrak. Tapi kalau masih bisa digunakan dengan kondisi alakadarnya tentu masih dimanfaatkan. “Kantor desa yang rusak ini tersebar di beberapa kecamatan,” ungkapnya.











