Namun, diungkapkan Lilis, seiring berjalannya waktu dengan terus dilakukan optimalisasi pelayanan pada tahun berjalan 2022 terdapat penambahan pelanggan sebanyak 553 pelanggan baru. Jumlah pelanggan berdasarkan catatan bulan Desember 2022 sebanyak 21.845 pelanggan.
“Antara penambahan sambungan langganan dengan sambungan langganan yang dicabut itu hampir seimbang. Semoga tahun 2023 ini jauh jumlah pelanggan dapat bertambah dan pelanggan yang nunggak patuh bayar,” katanya.
Jumlah pelanggan baru bila dibandingkan antara tahun 2021 dengan tahun 2022 sedikit penambahannya. Kalau melihat secara angkanya.
“Penambahan 228 pelanggan dari 21.617 ke 21.845 pelanggan. Namun kalau melihat data jumlah pelanggan baru sebanyak 553 pelanggan,” katanya.
Adapun jumlah piutang pelanggan sampai sekarang sebesar Rp600 juta. Saat ini pihaknya terus melakukan penagihan terhadap pelanggan.
“Upaya penagihan dilakukan secara door to door. Karena kalau enggak begitu susah, kalau tidak bayar maka ditutup atau dicabut,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











