TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Partai Kebangkitan Bangsa Kota Tangerang mendekati Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Ahmad Amarullah. Kedatangan petinggi partai ini untuk menjalin komunikasi politik dan mendiskusikan soal sosok pengganti Arief R Wismansyah sebagai Walikota Tangerang.
Arief R Wismansyah menjabat Walikota Tangerang periode 2013-2018 dan 2018-2023. Periode kedua akan berakhir tahun ini dan Pilkada akan dilakukan pada 2024.
Kolega Ahmad Amarullah, Dinayat Ilyas, menyambut baik keinginan kerja sama PKB dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) terkait masa depan kepemimpinan Kota Tangerang.
Dinayat menilai, kerja sama tersebut perlu pembahasan lanjutan dengan persyarikatan.
“Maka perlu dilakukan pembahasan lanjutan. Namun karena UMT bagian dari persyarikatan, maka terkait hal tersebut kami harus meminta restu dari para senior, termasuk kepada angkatan muda. Itulah fatsun yang selama ini dibangun di dalam persyarikatan,” ucapnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 11 Februari 2023.
Sekertaris Wilayah Garda Bangsa Banten Sudibyo mengatakan, tujuan pihaknya bertandang ke UMT pada 6 Februari 2023 lalu untuk membangun komunikasi politik. Namun dirinya membantah jika kedatangannya ke UMT membahas pemilihan Walikota Tangerang.
“Tujuan kami kesana untuk membangun komunikasi politik untuk membangun sumber daya manusia Kota Tangerang lebih baik lagi. PKB membuka diri dengan siapa saja,” ujarnya.
Menurut Sudibyo, tujuan lain pertemuan tersebut untuk menyinergikan program PKB.
“UMT merupakan ikon Kota Tangerang yang ada label Tangerang-nya. Kita berkolaborasi mewujudkan Kota Tangerang maju dengan mencetak SDM yang unggul. UMT berkomitmen tentang itu,” tambahnya.
Menurutnya kerja sama tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan oleh PKB di Kota Tangerang. Terlebih, banyak warga Nadhlatul Ulama (NU) melanjutkan pendidikannya di kampus tersebut.
“Kita sepakat membangun komitmen mewujudkan Kota Tangerang memiliki SDM unggul. UMT merespons dengan positif. Kalau ada anak yang lulus SMA terbatas dana ingin kuliah, kita akomodir dan masukkan ke UMT kita. PKB kasih beasiswa 50 persen dan dari UMT 50 persen,” tambahnya.
Adapun persyaratan pemberian beasiswa berlaku bagi siswa tidak mampu, berprestasi dan berstatus yatim piatu.
“Kami akan seleksi kembali, yang memenuhi syarat akan kami ajukan saat penerimaan mahasiswa baru. Saat ini sudah 60 anak yang mendaftar,” pungkasnya.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











